SINERGI TANPA BATAS: RATUSAN WARGA DAN WALI SANTRI PADATI DZIKIR SOSIAL DI PP AL GHIFARI BERSAMA KANG PUJI
Lendah, Kulon Progo – Suasana syahdu menyelimuti kompleks Pondok Pesantren (PP) Al Ghifari pada gelaran Dzikir Sosial Pesantren Masyarakat Lendah, Minggu kemarin (19 April 2026). Kegiatan yang menjadi oase spiritual mingguan ini kembali membuktikan bahwa kedekatan antara pesantren dan masyarakat adalah kunci keberkahan. Meskipun matahari baru saja beranjak, tercatat tak kurang dari 400 jamaah yang terdiri dari warga sekitar Lendah hingga para wali santri sudah tumpah ruah memadati lokasi sejak pagi buta.
Kegiatan Dzikir Sosial ini merupakan agenda istiqomah yang dilaksanakan setiap Ahad pagi, mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Durasi satu jam yang efektif ini dirancang agar jamaah bisa mendapatkan “nutrisi” iman sebelum melanjutkan aktivitas keluarga di hari libur. Acara diawali dengan penuh khidmat melalui pembacaan Tadarus Surat Ad-Duha secara bersama-sama. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pembuka pintu langit sebelum memasuki sesi dzikir kolektif dan tausiyah.

Hadir memberikan bimbingan langsung adalah Ustadz Puji Hartono, atau yang akrab disapa Kang Puji. Beliau merupakan Pembina Yayasan Pesantren Masyarakat Jogja sekaligus Pembina Yayasan Al Ghifari.
Dalam tausiyahnya pada 19 April lalu, Kang Puji mengupas tuntas tentang:
- Karakteristik Orang Bertaqwa: Bagaimana menjaga hati agar tetap terhubung dengan Sang Pencipta di era modern.
- Keutamaan Bersedekah: Beliau menekankan bahwa sedekah adalah jalan pembuka pintu rezeki dan penolak balak yang paling ampuh.
“Pesantren tidak boleh menjadi menara gading. Ia harus hadir, menyentuh, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya,” pesan Kang Puji di hadapan para jamaah.

Kegiatan ini adalah bentuk sinergi nyata antara pondok, sekolah (SMPIT Al Ghifari), dan masyarakat sekitar. Selain sebagai sarana tholabul ‘ilmi, ini adalah ajang syiar pesantren agar lebih dikenal luas.
Momen haru terjadi di penghujung acara saat Kang Puji secara simbolis membagikan madu kepada para jamaah lansia. Selain itu, keceriaan juga pecah saat pembagian berbagai macam doorprize sebagai penyemangat. Sebagai catatan, kegiatan ini memang dikenal royal dalam berbagi; mulai dari perabotan rumah tangga hingga pernah memberikan doorprize utama berupa sepeda motor second.

Penulis: Tim Media SMPIT Al Ghifari
